Popular Posts

Powered by Blogger.
Wednesday, December 7, 2011
Setiap tahun jumlah pencari kerja semakin bertambah, sementara jumlah lowongan pekerjaan sangat terbatas. Maka pertarungan untuk mendapatkan pekerjaan menjadi sesuatu yang sangat berat dan terasa menakutkan. Apalagi bila bertarung hanya mengandalkan selembar ijazah yang juga dimiliki oleh jutaan pencari kerja lainnya.
Ketika kita mulai mempelajari animasi 3D, perlahan kita akan mengerti bagaimana proses modeling 3 dimensi itu berjalan. Kita akan bisa merasakan bagaimana mengubah sebuah kubus menjadi sebuah rumah, atau sebuah mobil, atau sebuah kepala manusia, tidaklah semudah yang kita perkirakan. Untuk modeling mahluk hidup seperti binatang dan manusia akan memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding modeling benda mati seperti rumah misalnya.
Software animasi 3D, ibaratnya kuas dan cat bagi pelukis, adalah alat untuk berkreasi, yang menentukan hasilnya adalah orang yang menggunakannya. Namun begitu, tentu masing-masing software memiliki kelemahan dan kekurangannya. Satu software memberi kemudahan untuk membuat partikel, misalnya, sementara software lain memberi kemudahan untuk modeling.
Sudah pernah berkunjung ke situs animationmentor.com? Itu loh, kursus animasi online alias jarak jauh. Di sana bisa kalian lihat juga berapa tarif untuk bisa ikut belajar disana. Untuk ikut program pelatihan animasi karakter selama 18 bulan, setiap peserta dikenakan biaya sebesar 18.752 US dolar, atau kalau dikonversikan ke rupiah sekitar 160 juta rupiah! Waw, mahal ya?